Di depan ATM
Di depan ATM tadi sempat berpapasan dengan dua pria paro baya. Mereka terlihat ngobrol akrab. Dari topik obrolan tampaknya mereka pensiunan.
Di kantor pos saya juga sering ketemu dengan beberapa orang yang purna tugas ini. Mereka datang untuk mengambil uang pensiun. Penampilan mereka khas. Yang laki biasanya bercelana panjang, pakai batik, berkopiah dan berkacamata. Kadang juga ditopang tongkat, dengan cara jalan yang tidak sempurna lagi.
Sambil nunggu antrian mereka saling bernostalgia, menanyakan kabar keluarga, dan sesekali melepas tawa renyah. Terlihat damai dan bahagia.
Secara diam-diam saya seperti mendapati diri saya dalam gambaran aktivitas para pensiunan itu. Ya, suatu saat tidak ada seorangpun yang kuasa menghentikan waktu, juga melawan hasrat alam.
0 Response to "Di depan ATM "
Posting Komentar